Sabtu, 14 Mei 2016

Sepenggalan memori dibalik kertas usang

Memori yg tertinggal dalam secarik kertas usang yg sempat terselamatkan... sempat kuberpikir, entah telah berapa banyak kertas yang telah setia menampung torehan rasa ini. Sungguh kertas memang paling mengerti dan selalu setia menemani kegaluan. Maafkanku yg telah menyia-nyiakanmu dan membiarkanmu berakhir terinjak-injak dan menjadi abu. Kertas-kertas usangku, dimanakah kalian semua? -_-  


CINTA dalam ANGAN-ANGAN
(29/05/13)

Cinta? Apa Engkau tahu cinta itu apa?
Lantas aku bergumam
Cinta itu buta? mungkin
Cinta itu indah? bisa jadi
Cinta itu...

Bagiku cinta itu adalah angan-angan
Bagaikan memandang langit biru dengan seserpihan awan
Ada hasrat untuk menggapainya 
Mersakan apa yang ada disana
Merasakan dengan satu kedipan mata
Namun, ternyata tak semudah yang terduga
Ada banyak penghalang
Hingga akhirnya hanya mampu tertahan 
dalam angan yang tak berujung

Aku takut terjatuh?
Tentu saja aku takut
Rasa itu melampaui hasrat
Keindahan sesaat namun sesat
Begitulah aku memandangnya... 

Kini kunanti Sang Phegasus menghampiri 
membawa hasrat ini menembus awan tanpa bertepi 
menerbangkan hingga ke langit ke tujuh menuju singgahsananya
menghapus angan menuju cinta di atas cinta...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar